Maulid Nabi Muhammad 1447H
Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab: مولد النبي, translit. Maulid an-Nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Islam Muhammad, yang menurut tradisi sebagian Sunni jatuh pada 12 Rabiulawal[2] dan Syiah pada 17 Rabiulawal[3][4] dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah kematian Muhammad. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Muhammad.
Proposal Rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447H di Wilayah Blok L RT.003 RW.031 dimulai dengan pembukaan resmi oleh panitia dan sambutan tokoh setempat. Acara menampilkan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Membangun Generasi yang Cinta Ilmu dan Berbagi” dimulai dengan pembukaan, penampilan anak-anak TPA TPQ Al-Jihad, pembacaan maulid, lantunan shalawat, serta ceramah singkat yang menekankan akhlak Nabi sebagai teladan umat, pentingnya menjaga persatuan, dan peningkatan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Suasana religius dan penuh khidmat terlihat dari partisipasi jamaah yang datang.
Selain kegiatan keagamaan, kegiatan sosial yang menyertai peringatan, seperti pembagian bingkisan untuk anak yatim dan penyerahan bantuan kepada panti asuhan. Terdapat juga sesi tata cara zikir bersama, pembacaan doa keselamatan, serta penampilan seni islami oleh kelompok anak-anak TPA TPQ Masjid AL-Jihad yang menambah makna perayaan.
Ucapan terima kasih dari panitia kepada seluruh peserta, donatur, dan relawan yang mendukung terselenggaranya acara. harapan kami agar nilai-nilai yang diajarkan melalui peringatan Maulid dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat ukhuwah islamiyah, dan mendorong kegiatan keagamaan serta sosial yang berkelanjutan di dalam berwarga.
Videonya :

